Realisasi APBD Harus Dievaluasi

img

Firnadi Ikhsan

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Anggota DPRD Kukar Firnadi Ikhsan menilai terkait dengan serapan APBD Kukar 2022, yang telah terserap 82 persen dan ditargetkan hingga akhir tahun 85 persen, disebut baik.

Namun hal ini juga perlu ada evaluasi, sehingga serapan anggara untuk kedepannnya bisa lebih maksimal.

"Sehingga ada evaluasi untuk peningkatan, memang situasi setiap tahunnya berbeda, tapi ini tentang managementnya harus ditata, dan Sumber Daya Manusia (SDM)nya juga," kata Firnadi Ikhsan kepada Poskotakaltimnews.com, di DPRD Kukar, Senin (26/12/2022).

Menurutnya, pengesahan APBD dilakukan sesuai dengan anjuran KPK, dan dilaksanakan tepat waktu sesuai dengan waktu yang telah diarahkan. Hal ini jangan dijadikan alasan sebagai kendala terhadap serapan anggaran.

"Selama 2 tahun terakhir ini, pengesahan APBD Kukar berjalan tepat waktu, sesuai dengan anjuran KPK. Sehingga yang menjadi kendala itu masalah teknis alam, dan banyaknya kegiatan yang menumpuk diakhir tahun," ungkapnya yang juga sebagai Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kukar.

Lanjut dia, jangan ada proyek besar yang dikerjakan pada waktu yang singkat, proyek oroyek besar dikerjakan oada APBD murni, sehingga busa rapi dan serapannya maksimal.

"Jadi yang APBD perubahan cukup pengerjaan proyek proyek yang kira-kira memungkinkan dikerjakan dalam waktu yang singkat. Dan tidak ada salahnya juga kita berharap serapan anggaran hingga 100 persen," tutupnya.(riz)